www.smkn1sanggau.sch.id.-Pelaksanaan USBN dan UNBK tinggal menghitung hari. Saat-saat menjelang pelaksanaan beberapa jenis ujian ini dimanfaatkan oleh SMK Negeri 1 Sanggau untuk menyampaikan informasi pelaksanaan UNBK dan ujian yang lainnya kepada orangtua/wali siswa kelas XII yang beberapa hari lagi akan menghadapi Ujian ini.

Adapun palaksanaan USBN tingkat SMK di Provinsi Kalimantan barat dilaksanakan serentak dari tanggal 6 sampai dengan 18 Maret 2019. Dilanjutkan dengan UNBK pada tanggal 25 sampai 28 Maret 2019. Dan pada bulan April hingga awal Mei dilaksanakan Uji kompetensi Kejuruan (UKK), yang sebelumnya di bulan Februari telah dilaksanakan Ujian Praktek beberapa Mata Pelajaran. Demikian jadwal disampaikan oleh Alimin, S.Pd. selaku Kepala SMK Negeri 1 Sanggau yang didampingi Waka Bidang Kurikulum Amin Kusasi, S.Pd.Mat serta Ketua Komite Sekolah SMK Negeri 1 Sanggau Suparman.

Selain itu juga disampaikan bahwa seluruh biaya pelaksanaan semua ujian ini didanai sekolah melalui Dana BOS, jadi orang tua/wali tidak lagi dimintai sumbangan untuk kegiatan ini.

Tahun ini peserta Ujian SMKN 1 Sanggau sebanyak 292 siswa, yang terbagi dalam 4 Kompetensi Keahlian, yaitu Akuntansi, Administrasi perkantoran, Pemasaran dan Teknik Komputer dan Jaringan.

Kegiatan yang dilangsungkan pada hari ini, Selasa 26 Februari 2019 di Ruang Kesenian/Aula ini dihadiri sekitar 200 orang tua siswa, dengan antusias para orang tua menyimak informasi yang disampaikan oleh Kepala Sekolah maupun Wakasek. Bahkan di antara mereka menyampaikan saran ataupun pertanyaan seputar pelaksanaan ujian ini.

Informasi tentang pelaksanaan SNMPTN, SBMPTN maupun yang lainnya, juga tentang Bidikmisi disampaikan dalam forum ini oleh Wakasek Bidang Kurikulum, yang juga mengelola pendataan di SMK Negeri 1 Sanggau ini.

Pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pihak sekolah dengan para orangtua/wali siswa, untuk menyatukan persepsi tentang pendidikan, khususnya di SMK Negeri 1 Sanggau, karana banyaknya peristiwa yang terjadi antara pihak sekolah dengan orang tua karena masalah dengan anaknya, demikian disampaikan oleh Ketua Komite Sekolah dalam sambutannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *